Samsung Flip 7: Ulasan Lengkap, Harga, Tanggal Peluncuran, dan Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya
Ponsel lipat terbaru dari Samsung, Galaxy Z Flip 7, resmi diluncurkan pada 9 Juli 2025 dengan harga mulai Rp17.999.000 untuk varian 256 GB dan Rp19.499.000 untuk varian 512 GB. Kehadiran ponsel cangkang ini menandai evolusi signifikan dalam desain dan teknologi layar lipat, terutama dengan hadirnya varian FE yang menawarkan pilihan lebih terjangkau bagi konsumen Indonesia.

Pasar ponsel lipat Indonesia terus berkembang pesat, dan Samsung tetap memimpin dengan inovasi terbarunya. Bagi Anda yang tertarik memiliki ponsel dengan teknologi layar lipat namun masih ragu, ulasan komprehensif ini akan membantu Anda memahami segala hal tentang Samsung Flip 7, mulai dari spesifikasi teknis, pilihan warna, hingga kelebihan dan kekurangannya dibandingkan model pendahulu.
Harga Samsung Flip 7 di Indonesia
Harga Samsung Z Flip 7 berapa? Pertanyaan ini menjadi yang paling banyak ditanyakan konsumen sejak pengumuman resmi peluncurannya. Samsung menetapkan harga resmi untuk pasar Indonesia dengan dua pilihan kapasitas penyimpanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna modern.
Varian Samsung Flip 7 harga dasar dengan kapasitas 256 GB dan RAM 12 GB dibanderol Rp17.999.000, sedangkan varian yang lebih tinggi dengan kapasitas 512 GB dan RAM 12 GB dihargai Rp19.499.000. Harga ini menempatkan ponsel lipat Samsung generasi ketujuh ini dalam kategori premium namun masih kompetitif dibandingkan pesaing sejenis di pasar global.
Menariknya, selama periode prapenjualan yang dibuka mulai 9 Juli hingga 29 Juli 2025, Samsung memberikan penawaran menarik berupa peningkatan kapasitas penyimpanan gratis. Pembeli yang memesan varian 256 GB bisa mendapatkan upgrade ke kapasitas 512 GB tanpa biaya tambahan, menghemat selisih harga sekitar Rp1.500.000. Promosi ini membuat nilai jual ponsel semakin menarik bagi konsumen yang menginginkan ruang penyimpanan lebih besar untuk foto, video, dan aplikasi.
Bila dibandingkan dengan Samsung Z Flip 6 yang diluncurkan tahun sebelumnya dengan harga awal Rp16.999.000, terjadi kenaikan harga sekitar Rp1.000.000 untuk generasi terbaru. Kenaikan ini wajar mengingat peningkatan signifikan pada beberapa komponen penting seperti kamera utama yang naik dari 12 MP menjadi 50 MP, layar kedua yang lebih besar, ketebalan bodi yang lebih ramping, dan tentunya prosesor yang lebih canggih.
Untuk metode pembayaran, Samsung menyediakan opsi cicilan dengan skema Rp749.958 per bulan selama 24 bulan tanpa bunga untuk varian dasar 256 GB. Pilihan cicilan ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang ingin memiliki ponsel flagship tanpa harus mengeluarkan dana sekaligus, menjadikan ponsel lipat premium lebih terjangkau untuk kalangan menengah ke atas.
Tanggal Peluncuran dan Ketersediaan
Z Flip 7 kapan rilis? Samsung secara resmi mengumumkan peluncuran Galaxy Z Flip 7 pada 9 Juli 2025 melalui acara Galaxy Unpacked yang digelar di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Acara peluncuran ini disiarkan langsung secara daring melalui kanal YouTube Samsung Indonesia mulai pukul 21.00 WIB, memungkinkan penggemar teknologi di Indonesia untuk menyaksikan debut ponsel lipat generasi terbaru ini secara langsung.
Bersamaan dengan pengumuman resmi, Samsung langsung membuka keran prapenjualan di Indonesia pada malam yang sama. Periode pemesanan awal berlangsung selama tiga minggu, dari 9 Juli hingga 29 Juli 2025, memberikan waktu cukup bagi konsumen untuk mempertimbangkan pembelian dengan berbagai bonus dan penawaran eksklusif. Ponsel kemudian mulai tersedia di toko fisik dan daring resmi Samsung pada 30 Juli 2025 untuk pembelian langsung.
Samsung Flip 7 kapan rilis bersamaan dengan saudara layar lipatnya, Galaxy Z Fold 7, dan varian lebih terjangkau Galaxy Z Flip 7 FE. Trio ponsel lipat ini menjadi andalan Samsung untuk mempertahankan dominasi pasar layar lipat di Indonesia yang terus berkembang. Strategi peluncuran serentak ini memungkinkan Samsung menjangkau berbagai segmen pasar, dari konsumen yang menginginkan spesifikasi tertinggi hingga mereka yang mencari ponsel lipat dengan harga lebih ramah kantong.
Ketersediaan ponsel ini cukup luas di Indonesia melalui berbagai saluran distribusi resmi. Konsumen bisa membeli melalui situs web Samsung Indonesia, toko daring resmi di platform e-commerce besar seperti Tokopedia dan Shopee, serta jaringan toko fisik Samsung Experience Store dan gerai mitra resmi di seluruh Indonesia. Beberapa operator seluler besar juga menawarkan paket bundling dengan kontrak layanan pascabayar untuk memudahkan pembelian.
Spesifikasi Lengkap Samsung Flip 7
Desain dan Dimensi
Samsung Flip 7 spesifikasi desain mengalami penyempurnaan signifikan terutama pada aspek ketebalan dan bobot. Dalam kondisi terbuka, ponsel ini memiliki dimensi 166,7 x 75,2 x 6,5 mm, sementara saat terlipat dimensinya menjadi 85,1 x 75,2 x 13,7 mm. Ketebalan 13,7 mm saat terlipat menjadikan ini sebagai ponsel lipat paling ramping yang pernah dibuat Samsung, lebih tipis 1,2 mm dibanding pendahulunya yang berketebalan 14,9 mm.
Bobot keseluruhan ponsel mencapai 188 gram, cukup ringan untuk ponsel dengan konstruksi layar lipat yang kompleks. Samsung menggunakan material premium dengan rangka aluminium dan kaca Gorilla Glass Victus 2 pada layar kedua untuk melindungi dari goresan. Yang lebih menggembirakan, ponsel ini mendapat sertifikasi ketahanan air dan debu IP48, peningkatan dari IP44 pada generasi sebelumnya, memberikan perlindungan lebih baik terhadap percikan air dan debu halus.
Engsel pada Galaxy Z Flip 7 telah diperbaharui dengan teknologi terbaru yang diklaim mampu bertahan hingga 400.000 kali lipatan, setara dengan membuka-menutup ponsel 200 kali sehari selama lima tahun. Mekanisme engsel yang lebih halus memberikan pengalaman membuka dan menutup yang lebih mulus dengan bunyi klik yang memuaskan saat terkunci sempurna dalam posisi terbuka atau terlipat.
Layar
Ponsel ini mengusung dua layar dengan teknologi berbeda namun sama-sama berkualitas tinggi. Layar utama berukuran 6,9 inci menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi Full HD Plus (2.640 x 1.080 piksel) dan kepadatan 397 ppi yang menghasilkan tampilan tajam dan jernih. Layar ini mendukung tingkat penyegaran adaptif 1-120 Hz yang secara otomatis menyesuaikan dengan konten yang ditampilkan untuk menghemat baterai, dengan kecerahan puncak mencapai 2.600 nits memastikan keterbacaan sempurna bahkan di bawah sinar matahari langsung.
Rasio layar 21:9 memberikan proporsi lebih panjang yang ideal untuk menonton video sinematik dan multitugas. Lapisan pelindung layar lipat menggunakan material Ultra Thin Glass (UTG) terbaru yang lebih tahan gores namun tetap fleksibel untuk dilipat ribuan kali tanpa kerusakan permanen. Samsung juga menerapkan lapisan anti silau yang mengurangi pantulan cahaya hingga 30% dibanding generasi sebelumnya.
Layar kedua atau layar penutup mengalami perubahan dramatis dengan ukuran 4,1 inci, jauh lebih besar dibanding 3,4 inci pada Flip 6. Layar Super AMOLED ini memiliki resolusi 1.080 x 948 piksel dengan tingkat penyegaran 120 Hz yang sama mulus dengan layar utama. Kecerahan maksimal 2.600 nits memastikan keterbacaan optimal di segala kondisi pencahayaan. Layar ini dilindungi Gorilla Glass Victus 2 yang sangat tahan gores dan benturan.
Perbesaran layar kedua memungkinkan penggunaan yang jauh lebih fungsional, termasuk menjalankan widget lengkap, melihat notifikasi detail, membalas pesan, mengontrol pemutaran musik, dan bahkan berinteraksi dengan asisten kecerdasan buatan Gemini tanpa perlu membuka ponsel. Dua kamera utama terintegrasi dalam lubang pada layar kedua ini, menciptakan desain unik yang futuristik.
Performa dan Prosesor
Berbeda dengan varian Fold yang menggunakan Snapdragon 8 Elite, Samsung Flip 7 ditenagai oleh prosesor buatan sendiri yaitu Exynos 2500. Chipset terbaru Samsung ini dibangun dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer yang lebih efisien dalam konsumsi daya dan menghasilkan panas lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Prosesor okta-core ini menggabungkan satu core Cortex-X5 berkecepatan tinggi, tiga core Cortex-A730 performa tinggi, dan empat core Cortex-A530 hemat energi.
Kemampuan pemrosesan grafis ditangani oleh GPU Xclipse 950 yang berbasis arsitektur AMD RDNA dengan dukungan ray tracing untuk pengalaman bermain game mobile yang lebih realistis. Dalam pengujian benchmark, Exynos 2500 menunjukkan peningkatan performa sekitar 30-35% dibanding Exynos 2400 yang digunakan pada ponsel kelas menengah Samsung, menjadikannya cukup bertenaga untuk menjalankan aplikasi berat dan game grafis tinggi dengan lancar.
Kombinasi prosesor dengan RAM 12 GB tipe LPDDR5X memastikan multitugas berjalan mulus tanpa lag meskipun membuka puluhan aplikasi sekaligus. Penyimpanan internal menggunakan teknologi UFS 4.0 yang menawarkan kecepatan baca-tulis sangat tinggi, mempercepat proses membuka aplikasi, memindahkan file besar, dan merekam video beresolusi tinggi tanpa hambatan.
Sistem pendingin menggunakan chamber uap yang lebih besar untuk menyebarkan panas secara merata, mencegah throttling performa saat ponsel digunakan intensif dalam waktu lama. Teknologi pengelolaan daya cerdas berbasis kecerdasan buatan juga memastikan baterai bertahan lebih lama dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi latar belakang.
Kamera
Peningkatan paling signifikan pada generasi ini terletak pada sistem kamera. Kamera utama kini menggunakan sensor beresolusi 50 MP dengan aperture lebar untuk menangkap cahaya lebih banyak dalam kondisi minim pencahayaan. Sensor besar ini mendukung teknologi stabilisasi optik (OIS) yang mengurangi hasil foto buram akibat goyangan tangan, sangat berguna untuk fotografi malam atau merekam video saat berjalan.
Kamera kedua menggunakan sensor ultrawide 12 MP dengan sudut pandang 123 derajat, sempurna untuk memotret pemandangan luas, arsitektur, atau foto kelompok besar. Kedua kamera ini mendukung perekaman video beresolusi 4K pada 60 fps dengan stabilisasi canggih yang menghasilkan rekaman mulus seperti menggunakan gimbal. Fitur perekaman video 8K juga tersedia meskipun dengan batasan frame rate 30 fps dan konsumsi ruang penyimpanan yang besar.
Kamera depan yang terletak di layar utama menggunakan sensor 10 MP dengan teknologi under-display yang hampir tidak terlihat saat tidak digunakan, memberikan pengalaman layar penuh tanpa gangguan poni atau lubang kamera. Kualitas hasil foto selfie cukup baik meskipun tidak setajam kamera utama, namun lebih dari cukup untuk panggilan video dan dokumentasi sehari-hari.
Keunggulan unik ponsel lipat ini adalah kemampuan menggunakan kamera utama beresolusi tinggi untuk selfie dengan memanfaatkan layar kedua sebagai jendela bidik. Hasilnya, foto selfie dengan kualitas setara foto biasa dapat dihasilkan, jauh lebih tajam dan detail dibanding menggunakan kamera depan standar. Fitur ini juga memungkinkan subjek foto melihat diri mereka sendiri saat difoto oleh orang lain, memudahkan untuk mendapat pose terbaik.
Baterai dan Pengisian Daya
Kapasitas baterai ditingkatkan menjadi 4.300 mAh, peningkatan signifikan dari 4.000 mAh pada generasi sebelumnya. Meskipun tidak tergolong sangat besar untuk standar ponsel pintar modern, kapasitas ini cukup untuk penggunaan seharian penuh dengan intensitas sedang hingga berat berkat efisiensi prosesor Exynos 2500 dan optimasi sistem operasi One UI 8.
Ponsel mendukung pengisian cepat kabel 25 Watt yang dapat mengisi baterai dari kosong hingga 50% dalam waktu sekitar 30 menit. Pengisian nirkabel 15 Watt juga tersedia untuk kenyamanan tanpa kabel, meskipun kecepatannya lebih lambat. Fitur pengisian nirkabel balik (Wireless PowerShare) memungkinkan ponsel ini menjadi bantalan pengisian untuk aksesori seperti earphone nirkabel atau bahkan ponsel lain yang mendukung teknologi pengisian nirkabel.
Dalam penggunaan nyata, ponsel ini mampu bertahan sekitar 6-7 jam waktu layar aktif dengan penggunaan campuran browsing, media sosial, menonton video, dan bermain game ringan. Pengguna yang lebih hemat bisa mendorong daya tahan hingga 8-9 jam waktu layar aktif dengan mematikan fitur yang tidak perlu dan menggunakan mode hemat daya. Mode layar kedua aktif terus-menerus untuk notifikasi sedikit mengurangi daya tahan baterai namun tidak drastis berkat efisiensi panel Super AMOLED.
Sistem Operasi dan Fitur Kecerdasan Buatan
Samsung Flip 7 menjalankan antarmuka One UI 8 berbasis Android terbaru yang debut pertama kali pada lini ponsel lipat 2025. Antarmuka ini dioptimalkan khusus untuk pengalaman layar lipat dengan berbagai fitur produktivitas seperti mode Flex yang memungkinkan multitugas dengan membagi layar menjadi dua bagian saat ponsel dibuka setengah.
Integrasi kecerdasan buatan menjadi fokus utama dengan berbagai fitur pintar bawaan. Gemini Live dari Google dapat diakses langsung dari layar kedua tanpa membuka ponsel, memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten virtual untuk bertanya informasi, mengatur pengingat, atau mengontrol perangkat pintar rumah hanya dengan suara. Fitur Circle to Search memudahkan pencarian visual dengan melingkari objek apa pun di layar untuk mendapat informasi instant.
Fitur kreativitas berbasis kecerdasan buatan juga melimpah, termasuk Sketch to Image yang mengubah coretan sederhana menjadi gambar detail, Drawing Assist yang membantu menyempurnakan sketsa manual, dan Writing Assist yang membantu menyusun email, pesan, atau dokumen dengan saran tata bahasa dan gaya penulisan profesional. Kemampuan penerjemahan real-time saat panggilan telepon juga sangat berguna untuk komunikasi lintas bahasa.
Samsung menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun sejak peluncuran, menjadikan investasi ponsel ini lebih bernilai dalam jangka panjang. Pembaruan keamanan rutin setiap bulan juga memastikan ponsel tetap terlindungi dari ancaman keamanan terbaru.
Pilihan Warna Samsung Flip 7
Samsung Flip 7 warna yang tersedia di pasar Indonesia cukup beragam untuk memenuhi preferensi estetika berbeda. Samsung menyediakan tiga pilihan warna standar yang dijual di semua saluran distribusi resmi, ditambah satu warna eksklusif yang hanya tersedia melalui pembelian daring di situs Samsung.
Blue Shadow menjadi warna unggulan atau “hero color” dalam strategi pemasaran Samsung untuk generasi ini. Warna biru gradasi dengan nuansa gelap elegan ini menjadi pilihan paling diminati konsumen Indonesia selama periode prapenjualan, menunjukkan preferensi pasar terhadap warna yang tidak terlalu mencolok namun tetap menarik. Permukaan dengan efek metalik memberikan kesan premium dan modern.
Jet Black adalah pilihan klasik yang tidak pernah salah, cocok untuk pengguna profesional yang menginginkan tampilan formal dan netral. Warna hitam pekat dengan finishing mengkilap menciptakan penampilan elegan yang sesuai untuk segala suasana, dari kantor hingga acara kasual. Meskipun rentan terlihat sidik jari, kesan mewahnya tetap menjadi daya tarik utama.
Coral Red atau merah koral memberikan pilihan warna berani dan ceria yang menjadi favorit kedua setelah Blue Shadow di Indonesia. Warna merah dengan sentuhan nuansa koral yang lebih lembut menciptakan kesan feminin namun tetap berkarakter kuat. Pilihan warna ini sangat diminati oleh pengguna muda dan mereka yang ingin ponsel mereka tampil beda dari yang lain.
Mint adalah warna eksklusif daring yang hanya bisa dibeli melalui situs Samsung Indonesia. Warna hijau mint segar dengan nuansa pastel memberikan tampilan unik yang tidak umum di pasar ponsel Indonesia. Eksklusivitas ini membuat warna Mint menjadi incaran kolektor dan pengguna yang menginginkan sesuatu yang benar-benar berbeda dan tidak banyak orang lain miliki.
Tidak ada informasi resmi tentang Samsung Flip 7 pink sebagai pilihan warna standar, meskipun warna Coral Red yang cenderung ke arah merah muda bisa menjadi alternatif terdekat bagi yang menyukai spektrum warna tersebut. Samsung mungkin akan merilis warna tambahan beberapa bulan setelah peluncuran seperti yang dilakukan pada generasi sebelumnya.
Samsung Flip 7 FE: Varian Terjangkau
Untuk pertama kalinya dalam sejarah lini ponsel lipat, Samsung memperkenalkan varian Samsung Flip 7 FE (Fan Edition) yang menargetkan segmen pasar lebih luas dengan harga lebih terjangkau. Varian ini mengadopsi strategi sukses lini Galaxy S FE yang telah diterapkan bertahun-tahun, menawarkan pengalaman ponsel lipat dengan beberapa kompromi pada spesifikasi untuk menekan harga.
Harga Samsung Flip 7 FE diperkirakan sekitar Rp12.999.000 hingga Rp14.499.000 untuk pasar Indonesia, jauh lebih murah sekitar Rp4-5 juta dibanding varian standar. Perbedaan harga signifikan ini menjadikan ponsel lipat lebih terjangkau bagi konsumen menengah yang ingin merasakan teknologi layar lipat tanpa harus mengeluarkan budget hampir dua puluh juta rupiah.
Secara desain, Flip 7 FE sangat mirip dengan Samsung Z Flip 6 generasi sebelumnya, menggunakan rangka dan komponen lama yang telah terbukti handal namun memungkinkan Samsung menghemat biaya produksi. Layar utama berukuran 6,7 inci sedikit lebih kecil dari varian standar, dengan layar kedua 3,4 inci yang juga lebih kompak. Meskipun lebih kecil, kedua layar tetap menggunakan teknologi AMOLED berkualitas tinggi dengan tingkat penyegaran tinggi.
Prosesor yang digunakan adalah Exynos 2400 atau Exynos 2400e, chipset tahun sebelumnya yang masih sangat bertenaga untuk penggunaan sehari-hari meskipun tidak secepat Exynos 2500 pada varian standar. Penurunan performa dalam penggunaan nyata tidak terlalu terasa kecuali untuk gaming berat atau pemrosesan video kompleks. Sistem kamera juga menggunakan sensor lama dengan resolusi 12 MP untuk kamera utama dan ultrawide, cukup baik namun tidak sedetail sensor 50 MP pada varian flagship.
Kapasitas baterai 3.700 mAh lebih kecil dibanding varian standar, namun kombinasi dengan prosesor yang lebih hemat energi membuat daya tahan tidak jauh berbeda dalam penggunaan normal. Salah satu keunggulan tetap yang dipertahankan adalah dukungan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun, sama dengan varian flagship, memastikan ponsel tetap mendapat fitur baru dan patch keamanan hingga tahun 2032.
Varian FE tersedia dalam pilihan warna Black (Hitam) dan beberapa opsi lain yang lebih terbatas dibanding varian standar. Strategi pemasaran untuk FE lebih difokuskan pada saluran daring dan program cicilan dengan bunga rendah untuk memaksimalkan jangkauan pasar.
Perbandingan Samsung Z Flip 6 dan Z Flip 7
Apa perbedaan antara Z Flip 6 dan 7? Pertanyaan ini sangat relevan bagi pemilik generasi sebelumnya yang mempertimbangkan peningkatan atau pembeli baru yang masih menemukan Flip 6 di pasaran dengan harga lebih murah. Berikut adalah perbandingan lengkap kedua generasi:
| Aspek | Samsung Z Flip 6 | Samsung Z Flip 7 |
|---|---|---|
| Tanggal Rilis | Juli 2024 | Juli 2025 |
| Harga Awal | Rp16.999.000 | Rp17.999.000 |
| Prosesor | Snapdragon 8 Gen 3 | Exynos 2500 |
| Layar Utama | 6,7 inci (2.640 x 1.080) | 6,9 inci (2.640 x 1.080) |
| Layar Kedua | 3,4 inci | 4,1 inci |
| Kamera Utama | 12 MP | 50 MP |
| Kamera Ultrawide | 12 MP | 12 MP |
| Baterai | 4.000 mAh | 4.300 mAh |
| Ketebalan Lipat | 14,9 mm | 13,7 mm |
| Bobot | 187 gram | 188 gram |
| Ketahanan | IP48 | IP48 |
| RAM | 12 GB | 12 GB |
| Sistem Operasi | One UI 6.1.1 | One UI 8 |
Perbedaan prosesor menjadi yang paling menarik perhatian karena Samsung beralih dari Snapdragon 8 Gen 3 buatan Qualcomm pada Flip 6 ke Exynos 2500 buatan sendiri pada Flip 7. Meskipun dalam benchmark murni Snapdragon sedikit unggul terutama untuk gaming, Exynos 2500 menawarkan efisiensi energi lebih baik dan integrasi lebih mulus dengan fitur kecerdasan buatan bawaan Samsung. Untuk penggunaan sehari-hari, perbedaan performa tidak terlalu signifikan dan keduanya sama-sama sangat responsif.
Peningkatan kamera utama dari 12 MP ke 50 MP adalah lompatan besar yang memberikan dampak nyata pada kualitas foto, terutama dalam detail, kemampuan pemotongan (crop), dan performa kondisi cahaya rendah. Sensor lebih besar menangkap lebih banyak cahaya dan menghasilkan foto lebih tajam dengan rentang dinamis lebih luas. Fitur pemrosesan foto berbasis kecerdasan buatan juga lebih canggih pada generasi ketujuh.
Perbesaran layar kedua dari 3,4 inci menjadi 4,1 inci (peningkatan sekitar 20% area tampilan) membuat fungsionalitas jauh meningkat. Layar lebih besar memungkinkan widget yang lebih berguna, notifikasi lebih detail, dan interaksi lebih nyaman tanpa perlu membuka ponsel. Dua kamera yang terintegrasi dalam layar kedua juga menciptakan estetika unik yang futuristik.
Desain lebih ramping dengan pengurangan ketebalan 1,2 mm saat terlipat membuat Flip 7 lebih nyaman disimpan di saku celana atau tas kecil. Meskipun perbedaannya tidak drastis, setiap milimeter berkontribusi pada portabilitas yang lebih baik. Bobot yang hampir sama menunjukkan Samsung berhasil mempertahankan konstruksi ringan meskipun menambah kapasitas baterai.
Peningkatan baterai 300 mAh mungkin terdengar kecil, namun kombinasi dengan prosesor lebih efisien dan optimasi sistem operasi menghasilkan daya tahan sekitar 1-2 jam lebih lama dalam penggunaan nyata. Untuk pengguna yang sering bepergian dan tidak selalu memiliki akses charger, peningkatan ini cukup berarti.
Sistem operasi One UI 8 membawa pengalaman pengguna yang lebih halus dengan animasi lebih natural, fitur kecerdasan buatan lebih canggih, dan optimasi lebih baik untuk format layar lipat. Flip 6 akan mendapat pembaruan ke One UI 8 dalam beberapa bulan ke depan, namun Flip 7 mendapat pengalaman terlengkap sejak hari pertama dengan fitur eksklusif yang dioptimalkan untuk hardware barunya.
Bagi pemilik Flip 6, peningkatan ke Flip 7 mungkin tidak terlalu mendesak kecuali Anda sangat menginginkan kamera lebih baik atau layar kedua lebih besar. Namun bagi pembeli baru atau pengguna Flip 5 dan generasi lebih lama, Flip 7 menawarkan peningkatan signifikan yang layak dipertimbangkan meskipun harganya sedikit lebih tinggi.
Kekurangan Samsung Z Flip
Apa kekurangan Samsung Z Flip? Meskipun menawarkan teknologi canggih dan desain inovatif, ponsel lipat dari Samsung tetap memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan calon pembeli:
Ketahanan layar yang masih menjadi perhatian merupakan kekurangan utama ponsel lipat. Meskipun Samsung telah menggunakan Ultra Thin Glass (UTG) dan lapisan pelindung berlapis, layar lipat tetap lebih rentan terhadap goresan dan tekanan dibanding layar kaca biasa pada ponsel konvensional. Bahkan tekanan kuku yang agak keras bisa meninggalkan bekas permanen pada lapisan pelindung. Bekas lipatan di tengah layar juga akan terlihat seiring waktu meskipun Samsung mengklaim teknologi engsel terbaru mengurangi masalah ini.
Bekas lipatan permanen di tengah layar utama adalah konsekuensi tak terhindarkan dari desain lipat. Meskipun tidak mengganggu fungsi dan hanya terlihat jelas pada sudut pandang tertentu atau saat layar menampilkan warna solid, beberapa pengguna merasa terganggu terutama saat menonton video atau bermain game. Intensitas bekas lipatan bervariasi antar unit dan cenderung makin terlihat setelah penggunaan intensif selama beberapa bulan.
Daya tahan baterai yang tidak luar biasa meskipun sudah ditingkatkan menjadi 4.300 mAh tetap menjadi tantangan. Dengan dua layar yang harus diberi daya dan prosesor bertenaga tinggi, konsumsi energi cukup besar terutama jika kedua layar sering digunakan. Pengguna berat mungkin perlu mengisi ulang di siang hari atau membawa power bank untuk memastikan ponsel tidak kehabisan daya sebelum pulang ke rumah.
Kecepatan pengisian yang standar dengan hanya 25 Watt terasa lambat dibandingkan kompetitor yang sudah menawarkan 65 Watt hingga 120 Watt. Mengisi baterai dari nol hingga penuh memerlukan waktu lebih dari satu jam, yang bisa terasa lama bagi pengguna yang terbiasa dengan teknologi pengisian super cepat. Tidak adanya charger dalam paket pembelian juga menambah biaya tambahan bagi pembeli baru yang belum memiliki adapter 25 Watt.
Harga yang masih premium dengan hampir dua puluh juta rupiah membuat ponsel ini hanya terjangkau bagi segmen menengah atas. Meskipun teknologi layar lipat memang mahal untuk diproduksi, harga ini masih menjadi penghalang utama untuk adopsi massal. Perbandingan dengan ponsel flagship non-lipat dengan harga lebih murah namun spesifikasi setara atau bahkan lebih tinggi juga membuat beberapa calon pembeli berpikir dua kali.
Keterbatasan dalam aktivitas ekstrem seperti olahraga outdoor atau pekerjaan konstruksi membuat ponsel ini kurang cocok untuk pengguna dengan gaya hidup sangat aktif. Meskipun memiliki sertifikasi IP48 untuk perlindungan air dan debu, tingkat ketahanan masih di bawah ponsel biasa dengan rating IP68. Engsel dan layar lipat juga lebih rentan terhadap benturan keras atau jatuh dibanding ponsel konvensional dengan desain monoblock.
Tidak adanya slot kartu memori membuat ekspansi penyimpanan tidak mungkin dilakukan. Pengguna harus memilih dengan bijak antara varian 256 GB atau 512 GB sejak awal karena tidak ada cara menambah kapasitas nanti. Bagi pengguna yang hobi merekam video 4K atau menginstal banyak game berukuran besar, varian 256 GB mungkin cepat terisi penuh.
Ketersediaan aksesori yang terbatas dibanding ponsel populer seperti iPhone atau Galaxy S Series membuat pilihan casing, screen protector, dan aksesori lain lebih sedikit. Harga aksesori khusus untuk ponsel lipat juga cenderung lebih mahal karena desain yang lebih kompleks dan pasar yang lebih kecil.
Antisipasi Samsung Z Flip 8
Meskipun Samsung Flip 7 baru saja diluncurkan, penggemar teknologi sudah mulai membicarakan generasi berikutnya. Samsung Z Flip 8 diperkirakan akan hadir pada paruh kedua tahun 2026 mengikuti pola peluncuran tahunan Samsung untuk lini ponsel lipat.
Beberapa rumor awal menyebutkan kemungkinan penggunaan prosesor Snapdragon 8 Elite generasi berikutnya atau Exynos 2600 dengan peningkatan performa hingga 40% dibanding Exynos 2500. Teknologi fabrikasi 2 nanometer mungkin sudah diterapkan untuk efisiensi energi maksimal dan pengurangan panas yang lebih baik.
Inovasi pada sistem kamera kemungkinan akan terus dilanjutkan dengan sensor utama yang lebih besar, mungkin mencapai 1 inci seperti pada kamera profesional, memberikan kualitas foto setara kamera mirrorless entry level. Teknologi zoom optik juga mungkin diperkenalkan untuk pertama kalinya pada lini Flip, menambah fleksibilitas fotografi tanpa mengurangi kualitas.
Peningkatan kapasitas baterai ke kisaran 5.000 mAh dengan teknologi pengisian 45 Watt atau lebih cepat juga menjadi harapan banyak pengguna. Kombinasi baterai lebih besar dan prosesor lebih efisien bisa memberikan daya tahan dua hari penuh dengan penggunaan normal, menghilangkan salah satu kelemahan utama ponsel lipat.
Layar kedua mungkin akan semakin diperbesar atau bahkan mencakup seluruh permukaan luar ponsel seperti konsep yang pernah bocor sebelumnya, memberikan fungsionalitas hampir setara layar utama tanpa perlu membuka ponsel. Teknologi engsel tak terlihat (invisible hinge) juga sedang dikembangkan untuk menghilangkan bekas lipatan sepenuhnya, memberikan pengalaman layar mulus tanpa gangguan visual.
Samsung Galaxy Z Flip 7 menghadirkan evolusi signifikan dalam teknologi ponsel lipat dengan peningkatan di hampir setiap aspek dibanding generasi sebelumnya. Harga mulai Rp17.999.000 menempatkannya sebagai ponsel premium yang menawarkan kombinasi unik antara desain ringkas, teknologi layar lipat terdepan, dan kemampuan kecerdasan buatan yang canggih.
Kehadiran varian FE dengan harga lebih terjangkau membuka peluang lebih luas bagi konsumen menengah untuk merasakan pengalaman ponsel lipat tanpa harus mengeluarkan budget hampir dua puluh juta. Pilihan warna beragam mulai dari Blue Shadow yang elegan, Jet Black yang klasik, hingga Coral Red yang ceria memberikan opsi personalisasi sesuai karakter pengguna.
Meskipun masih memiliki beberapa kekurangan seperti ketahanan layar yang perlu perhatian ekstra dan daya tahan baterai yang standar, Samsung Flip 7 tetap menjadi pilihan terbaik di kategori ponsel lipat cangkang dengan keseimbangan fitur, performa, dan harga yang kompetitif. Bagi Anda yang menginginkan ponsel unik dengan teknologi terdepan dan tidak masalah dengan harga premium, Samsung Flip 7 layak menjadi pertimbangan utama.